Orang Terkaya di Indonesia 2020

Orang Terkaya di Indonesia 2020 – Pada bulan April 2020 lalu majalah Forbes kembali merilis 50 orang terkaya di dunia, berikut urutan orang terkaya di indonesia walaupun mereka tidak satupun  yang masuk kedalam top 10 orang terkaya di dunia.

Berikut adalah 10 orang terkaya di Indonesia jika dihitung berdaarkan kurs 1USD=Rp14.705,5

1. R. Budi & Michael Hartono – 37.3 Miliar Dolar AS (Rp548,6 triliun)

R. Budi dan Michael Hartono
R. Budi dan Michael Hartono

R. Budi & Michael Hartono bersama adalah orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan bersih 37.3 Miliar dollar AS. Sebagian besar kekayaan keluarga Hartono rupanya berasal dari perusahaan pembuat rokok, Djarum, yang masih menjadi salah satu pembuat rokok kretek terbesar di Indonesia.

Kedua bersaudara ini pula masuk pada daftar Forbes orang terkaya Indonesia, menduduki posisi teratas tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, Hartono bersaudara mendapatkan lebih dari 80% kekayaannya dari investasinya di Bank Central Asia. Mereka membeli saham di bank tersebut setelah keluarga Salim kehilangan kendali atas BCA selama krisis ekonomi Asia tahun 1997-1998.

Salah satu kepemilikan mereka yang paling terkenal termasuk real estate utama di ibu kota Jakarta dan merek elektronik yang populer, Polytron.

2. Keluarga Widjaja – 9.6 Miliar Dolar AS (Rp141,2 triliun)

Eka Tjipta Widjaja
Eka Tjipta Widjaja

Keluarga Widjaja ini mewarisi kerajaan bisnis Eka Tjipta Widjaja yang meninggal pada Januari 2019 di usia 98 tahun. Keluarga tersebut memiliki perkiraan kekayaan bersih sebesar 9.6 miliar dolar AS.

Saat ini, mereka mempunyai grup Sinar Mas yang bergerak di bidang kertas, real estate, jasa keuangan, agribisnis dan telekomunikasi. Empat putra tertua Widjaja pun mengawasi kerajaan yang dibangunnya, sementara yang lain telah membangun bisnis sendiri. Dengan ini mereka memasuki posisi ke-2 sebagai orang terkaya Indonesia.

3. Prajogo Pangestu – 7.6 Miliar Dolar AS (Rp111,7 triliun)

Prajogo Pangestu memulai bisnisnya di bidang perkayuan pada akhir tahun 1970-an.

Perusahaannya, PT Barito Pacific Timber, dibuka pada tahun 1993 dan berganti nama menjadi Barito Pacific setelah mengurangi bisnis kayunya pada tahun 2007. Pangestu sendiri memiliki perkiraan kekayaan bersih sebesar 7.6 miliar dolar AS.

Pada tahun 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia. Chandra Asri Petrochemical pada tahun 2015 bekerja sama dengan produsen ban Perancis Michelin dan mengembangkan pabrik karet sintetis di Indonesia.

4. Susilo Wonowidjojo dan Keluarga – 6.6 Miliar Dolar AS (Rp97 triliun)

Susilo Wonowidjojo dan keluarganya mendapatkan kekayaan dari Gudang Garam, produsen rokok kretek yang memproduksi 85 miliar batang rokok setahun. Bersama, mereka memiliki perkiraan kekayaan bersih sekitar 6.6 miliar dolar AS.

Susilo Wonowidjojo
Susilo Wonowidjojo

Ayahnya Susilo, Surya, yang rupanya mulai bekerja di bisnis tembakau pamannya, mendirikan Gudang Garam pada 1958. Susilo menjabat sebagai presiden direktur sejak 2009, sedangkan adiknya Juni Setiawati adalah komisaris utama.

5. Sri Prakash Lohia – 5.6 Miliar Dolar AS (Rp82,3 triliun)

Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia menghasilkan banyak kekayaan dengan memproduksi PET dan petrokimia lainnya. Pada 1970-an dia dan ayahnya pindah dari India ke Indonesia, di mana mereka mendirikan Indorama sebagai pembuat benang pintal. Dia mempunyai kekayaan bersih sekitar 5.6 miliar dolar AS.

Lohia tetap menjadi ketua Indorama walaupun tinggal di London, sedangkan putranya Amit adalah wakil ketua. Dengan ini, dia memasuki posisi ke-5 sebagai orang terkaya di Indonesia.

6. Anthoni Salim – 5.5 Miliar Dolar AS (Rp80,9 triliun)

Anthoni Salim

Anthoni Salim adalah seorang miliarder yang mengepalai Grup Salim, sebuah perusahaan induk yang dijalankan keluarga dengan investasi di bidang makanan, perbankan, dan telekomunikasi.

Salim ini juga merupakan  CEO Indofood dengan perkiraan kekayaan bersih sebesar 5.5 miliar dolar AS.

7. Tahir – 4.8 Miliar Dolar AS (Rp70,6 triliun)

Tahir

Tahir merupakan pendiri Mayapada Group, sebuah perusahaan dengan minat di perbankan, jaringan rumah sakit, dan, yang paling menonjol, real estat. Putrinya, Grace, adalah komisaris utama Propertindo Mulia Investama, perusahaan properti yang terdaftar pada tahun 2018, di mana keluarganya memiliki saham.

Tahir memiliki perkiraan kekayaan bersih sebanyak 4.8 miliar dolar AS.

8. Boenjamin Setiawan – 4.35 Miliar Dolar AS (Rp64 triliun)

Boenjamin Setiawan

Boenjamin Setiawan ini adalah pendiri Kalbe Farma yang awalnya dioperasikan di sebuah garasi pada tahun 1966 bersama kelima saudara kandungnya. Kalbe Farma kini menjadi perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.

Boenjamin Setiawan memiliki kekayaan bersih sekitar 4.35 miliar dolar AS.

9. Chairul Tanjung – 3.6 Miliar Dolar AS (Rp52,9 triliun)

Chairul Tanjung

Chairul Tanjung adalah pendiri CT Corp yang terkenal karena menerbitkan kartu kredit, mengoperasikan hypermarket dan menjalankan stasiun TV. Trans Retail yang dimilikinya juga memiliki toko grosir dengan merek Carrefour dan Transmart.

Chairul Tanjung ini memiliki perkiraan kekayaan bersih sebesar 3.6 miliar dolar AS.

10. Jogi Hendra Atmadja – 3 Miliar Dolar AS (Rp44,1 triliun)

Jogi Hendra Atmadja

Jogi Hendra Atmadja adalah kepala Mayora Group, salah satu perusahaan makanan terbesar di Indonesia yang  menjual kopi, sereal, permen, biskuit dan banyak lagi. Grup Mayora menjual produknya, termasuk Kopiko, Danisa, dan Roma, di lebih dari 90 negara dan sudah mempekerjakan sebanyak 30.000 orang. Jogi Hendra Atmadja memiliki perkiraan kekayaan bersih sebesar 3.6 miliar dolar AS dan dengan ini membuat menduduki posisi ke-10 sebagai orang terkaya Indonesia

Leave a Comment